Monday, 10 September 2018

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren?

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com

Entah apa yang terjadi, Tapi satu dari sekian banyak genre yang populer saat ini adalah Isekai, atau dalam bahasa Indonesia Telempar ke Dunia Lain. Baik Anime, Manga, bahkan LN, tak terhitung lagi sudah berapa Isekai yang kita jumpai. Bahkan, Negara Jepang harus melarang pesertanya untuk menggunakan tema isekai dalam sebuah kontes menulis.

Tapi, sebenarnya apa yang memulai semua ini? Isekai ada disekeliling kita sekarang, dan belum menunjukan tanda-tanda berakhir. What happen? Perlu diketahui, akar dari genre ini lebih tua dari yang kita pikirkan.

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com
Ouke No Monshou
Kisah isekai sebenarnya sudah sangat tua, melebihi anime itu sendiri. Faktanya, sastra klasik sudah memiliki beberapa kisah dengan konsep ini selama berabad-abad, dan yang paling populer adalah Alice in the Wonderland. Akan tetapi, di industri Jepang sendiri, tema isekai pertama kali muncul pada tahun 1976. Yakni, Ouke no Monshou. Sebuah manga shojou yang mengisahkan seorang gadis Yang terlempar ke zaman Mesir kuno tepat setelah dia menemukan sebuah reruntuhan.

Manga ini sendiri sebenarnya bukan murni Fantasi, tapi seri inilah yang menjadi inspirasi manga bertemakan isekai dimasa mendatang. Sebuah kisah dimana seorang remaja modern yang terlempar ke dunia lain, tapi entah kenapa dia punya kemampuan untuk menyelesaikan masalah sosial. Yang mana membuat Ouke no Monshou menjadi salah satu best-selling manga shojou sepanjang masa. Wow.

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com
Aura Battler Dunbine
Lanjut, Anime isekai pertama yang sesungguhnya, adalah Aura Battler Dunbine, yang tayang pada bulan February 1983. Anime ini mengisahkan tentang Shou, seorang pemuda Tokyo biasa yang terpanggil ke abad pertengahan fantasi yang diteror oleh robot-robot serangga. Aura Battler Dunbine lebih banyak menampilkan aksi ketimbang Ouke no Monshou, dan menggabungkan tema fantasi dengan sci-fi.

Di tahun yang sama, Manga Aesop Monogatari rilis. Manga yang populer dikalangan anak-anak, yang menceritakan tentang seorang anak kecil yang tersesat di dunia fantasi dan mencoba untuk mencari jalan pulang ke rumah.

Tiga seri inilah yang menjadi pondasi dari Isekai saat ini. Akan tetapi, tema ini masih belum populer, hingga pada pertengahan tahun 90an El-Hazard, InuYasha, Magic Knight Rayearth, dan The Vision of  Escaflowne muncul dan mempopulerkan tema ini.

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com
InuYasha
Ya, acara favorit kita semua, InuYasha, yang dulu kita tonton setiap minggu, juga mengadopsi tema yang sama, Isekai. InuYasha mengisahkan tentang Kagome, seorang gadis Jepang modern yang terjatuh di sebuah sumur dan akhirnya tiba di "versi fantasi" jepang kuno. Menggabungkan unsur Action, Romance, dan Fantasi dengan sangat baik, menjadikan InuYasha tak hanya seri yang lengkap, namun juga bisa diterima oleh banyak kalangan, termasuk negara Eropa sana dan Indonesia.

Masuk ke tahun 2000-an, isekai juga merambah ke video games. Sebut saja .hack (dot hack) series. Game Underrated buatan CyberConnect2 mengisahkan tentang sekelompok remaja yang terperangkap dalam sebuah game MMORPG bernama "The World" dan mengharuskan mereka untuk mengeksplorasi game yang penuh akan misteri tersebut.

Puncaknya adalah di tahun 2010, atau lebih tepatnya tahun 2012. Sword Art Online. Anime Super-fenomenal yang kehadirannya tak hanya menggemparkan negeri sakura saja, tapi hampir seluruh dunia. Mereka yang sudah veteran nonton anime maupun mereka yang awam atau bahkan benar-benar buta akan anime dibuat terkagum-kagum oleh seri ini. 

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com
Sword Art Online
Apa yang membuat SAO begitu fenomenal adalah, sistem perma-death yang terintegrasi di game tersebut. Alias, mati di dalam game sama dengan mati di dunia nyata. Mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Kazugaya Kirito yang terjebak dalam sebuah game VRMMORPG mematikan yang berjudul sama, Sword Art Online, dan memaksanya untuk bertahan hidup sambil berusaha keluar dari game tersebut. Impressive!

Tepat setelah SAO mengudara, berbagai macam judul yang mengadaptasi tema Isekai, baik Novel maupun Manga bermunculan.

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com
Re:Zero Kara Hajimeru Isekai Seikatsu
Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com
Fate/Stay Night: Unlimited Blade Works
Kini, isekai tak hanya sebatas "terlempar ke dunia fantasi" saja. Isekai berkembang menjadi beberapa style, dan yang paling populer diantaranya Deconstrustion (yang dimulai dari Sekarang dan Nanti, Disini dan Disana yang dipopulerkan oleh Re:Zero) dan "Reverse Isekai" yang dipopulerkan oleh Fate/Stay Night dan Hataraku Maou-Sama.

Isekai, Genre Atau Hanya Sebuah Tren? - anidesuka.blogspot.com

Kesimpulan: Isekai memang adalah sebuah genre dan fenomena ini sedang berada di puncak popularitas berkat beberapa seri yang sudah ada yang memang tak kalah fenomenalnya. Bagi kalian yang merasa jenuh karena terjangan Isekai yang tak kunjung berhenti ini, harap bersabar. 
Previous Post
First

post written by:

0 comments: